Apa Itu Sistem On Grid?
Sistem on grid adalah sistem solar panel rumah yang terhubung langsung ke jaringan listrik PLN. Energi listrik yang dihasilkan panel digunakan langsung oleh peralatan rumah tangga, dan kelebihannya dapat disalurkan kembali ke jaringan PLN melalui skema net metering. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan kredit listrik dari energi yang disalurkan ke PLN.
Kelebihan Sistem On Grid
- Biaya awal lebih rendah: Karena tidak menggunakan baterai, biaya instalasi lebih hemat.
- Tagihan listrik menurun: Energi dari matahari mengurangi ketergantungan ke PLN.
- Net metering: Energi berlebih yang dikirim ke PLN dapat dikompensasi untuk pemakaian di malam hari.
Kekurangan Sistem On Grid
- Tidak berfungsi saat listrik PLN padam: Demi keamanan teknis, sistem otomatis mati jika jaringan PLN mati.
- Perlu meteran ekspor-impor: Butuh pengajuan dan persetujuan PLN untuk sistem net metering.
Apa Itu Sistem Off Grid?
Sistem off grid adalah sistem solar panel rumah yang berdiri sendiri dan tidak terhubung ke PLN. Sistem ini menggunakan baterai untuk menyimpan energi yang dihasilkan panel surya pada siang hari, dan digunakan saat malam hari atau saat tidak ada sinar matahari.
Kelebihan Sistem Off Grid
- Bebas dari PLN: Cocok untuk daerah terpencil atau wilayah dengan pasokan listrik tidak stabil.
- Listrik tetap menyala saat terjadi pemadaman: Karena mandiri dari jaringan PLN.
- Energi disimpan: Tidak ada energi yang terbuang, semua dimanfaatkan sendiri.
Kekurangan Sistem Off Grid
- Biaya awal lebih mahal: Karena memerlukan baterai lithium atau deep cycle yang harganya tinggi.
- Perawatan baterai: Baterai perlu perawatan dan memiliki usia pakai terbatas (5–10 tahun).
- Perlu perencanaan konsumsi energi: Kapasitas baterai harus cukup untuk kebutuhan malam dan cuaca mendung.
Perbandingan Singkat: On Grid vs Off Grid
| Fitur | On Grid | Off Grid |
|---|---|---|
| Koneksi ke PLN | Terhubung | Tidak terhubung |
| Penyimpanan Energi | Tidak (energi langsung digunakan atau diekspor ke PLN) | Ya (menggunakan baterai) |
| Biaya Awal | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Berfungsi Saat Listrik PLN Padam | Tidak | Ya |
| Cocok Untuk | Kota/perumahan dengan PLN stabil | Daerah terpencil atau tanpa jaringan PLN |
Kapan Harus Memilih Sistem On Grid?
Sistem on grid cocok bagi Anda yang tinggal di daerah dengan akses listrik PLN yang stabil dan ingin menurunkan tagihan listrik secara signifikan tanpa perlu berinvestasi besar di awal. Ini juga solusi ideal bagi penghuni perumahan kota yang ingin kontribusi pada gerakan energi hijau.
Kapan Harus Memilih Sistem Off Grid?
Sistem off grid sangat tepat bagi Anda yang tinggal di lokasi terpencil, pegunungan, atau pulau-pulau kecil yang belum terjangkau PLN. Ini juga menjadi pilihan logis jika Anda ingin rumah tetap menyala saat terjadi pemadaman total atau krisis energi.
Estimasi Harga Instalasi
Harga sistem solar panel rumah on grid umumnya mulai dari:
- 1 kWp: Rp 15 – 17 juta
- 2 kWp: Rp 28 – 32 juta
- 3 kWp: Rp 40 – 46 juta
Sementara sistem off grid dengan baterai, harga bisa meningkat hingga 50–100% tergantung kapasitas baterai yang dibutuhkan.
Penutup: Pilihan Tepat, Hemat Energi Cerdas
Pemilihan sistem solar panel rumah—baik on grid maupun off grid—harus disesuaikan dengan kebutuhan, lokasi, dan anggaran Anda. Keduanya menawarkan manfaat besar dalam jangka panjang, baik dari sisi finansial maupun lingkungan.
Konsultasikan Bersama PT Sunergy Urban Nusantara
PT Sunergy Urban Nusantara adalah perusahaan EPC terkemuka yang siap membantu Anda merancang dan memasang sistem PLTS rumah terbaik—baik on grid maupun off grid—sesuai kebutuhan dan kondisi lokasi Anda.
Kami menyediakan layanan studi teknis, simulasi penghematan, pengurusan izin, hingga instalasi dan perawatan sistem solar panel rumah Anda.
Ingin tahu sistem mana yang cocok untuk rumah Anda? Hubungi kami hari ini dan dapatkan konsultasi gratis dari tim ahli kami.



