Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS Atap) semakin populer di Indonesia, baik di sektor rumah tangga maupun komersial. Salah satu elemen penting dalam sistem ini adalah komponen rangka PLTS atap yang berfungsi sebagai penopang panel surya agar tetap stabil dan optimal dalam menangkap energi matahari.
Baca juga: Simulasi PLTS dan Perhitungan Biaya Penghematan Listrik
Apa Itu Komponen Rangka PLTS Atap?
Komponen rangka PLTS atap adalah struktur mekanik yang digunakan untuk memasang panel surya di atas bangunan. Rangka ini harus cukup kuat untuk menahan beban panel, angin, dan perubahan cuaca, sekaligus menjaga sudut kemiringan panel untuk efisiensi penyerapan sinar matahari.
Fungsi Rangka PLTS Atap:
-
Menopang panel surya agar tetap pada posisi yang aman
-
Mengatur sudut panel agar sesuai arah matahari
-
Mencegah kebocoran dan kerusakan pada atap
-
Menjamin stabilitas sistem dalam jangka panjang
Komponen Utama Rangka PLTS Atap:
-
Rel Aluminium (Rail)
Struktur utama tempat panel surya dipasang. Ringan dan tahan karat. -
Mid Clamp & End Clamp
Klem penjepit panel yang memastikan posisi panel tetap aman di rel. -
Bracket / Hook
Digunakan untuk mengaitkan rangka dengan jenis atap tertentu (genteng, metal, atau dak beton). -
Baut dan Mur Stainless Steel
Seluruh sambungan harus menggunakan bahan tahan korosi. -
Grounding Kit
Sistem pengaman terhadap potensi gangguan listrik dan petir.
Jenis Rangka Berdasarkan Tipe Atap:
-
Genteng: Menggunakan kait khusus di sela genteng.
-
Atap Metal: Menggunakan clamp tanpa perlu melubangi permukaan.
-
Dak Beton: Menggunakan struktur dudukan khusus atau balok beton ringan.
Material yang Umum Digunakan:
-
Aluminium anodized: Anti karat, ringan, dan tahan lama.
-
Stainless steel: Digunakan untuk pengunci dan klem.
-
Galvanized steel: Kuat, namun lebih berat dan rawan karat jika lapisan terganggu.
Baca juga: Jenis Panel Surya dan Cara Kerjanya
Standar Pemasangan Rangka PLTS Atap:
Pemasangan rangka harus memperhatikan arah matahari, kekuatan struktur atap, potensi beban angin, dan kemiringan optimal. Untuk Indonesia, sudut kemiringan ideal berkisar antara 10°–15° tergantung lokasi.
Tips Memilih Rangka PLTS yang Baik:
-
Gunakan rangka yang sesuai dengan tipe atap
-
Pastikan materialnya tahan korosi dan tahan lama
-
Gunakan produk bersertifikasi standar industri
-
Pilih sistem modular agar mudah dirawat atau dikembangkan
Butuh Bantuan Pemasangan PLTS Atap?
Tim kami di Sunergy siap membantu Anda dalam memilih dan memasang sistem PLTS Atap lengkap, termasuk rangka yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi atap rumah atau bangunan Anda.
Baca juga: Keunggulan PLTS Atap untuk Rumah Tangga dan Bisnis



