PLTS Terbesar di Indonesia: Milik PLN, Swasta, Sekolah, dan Industri

PLTS Terapung Cirata (145 MWac / 192 MWp)

Daftar Isi

Perkembangan PLTS Terbesar di Indonesia

Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia terus meningkat seiring dengan komitmen pemerintah untuk mengembangkan energi baru terbarukan. Sejumlah proyek PLTS skala besar telah dibangun oleh berbagai pihak, mulai dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PLN, hingga perusahaan swasta dan lembaga pendidikan.

Artikel ini akan membahas beberapa PLTS terbesar di Indonesia berdasarkan kepemilikannya, kapasitas, dan kontribusinya terhadap transisi energi nasional.

 

1. PLTS Terapung Cirata – Milik PLN dan Masdar

Proyek PLTS terbesar di Indonesia saat ini adalah PLTS Terapung Cirata yang berlokasi di Waduk Cirata, Jawa Barat. Proyek ini dikembangkan oleh PLN melalui anak usahanya PT PJB Investasi bekerja sama dengan Masdar (Abu Dhabi Future Energy Company).

  • Kapasitas: 192 MWp
  • Luas: ±250 hektare
  • Status: Sudah beroperasi sebagian (soft commissioning), dan akan rampung penuh dalam waktu dekat
  • Kontribusi: Memasok listrik ke 50.000 lebih rumah tangga, dan mengurangi emisi hingga 214.000 ton CO₂ per tahun
  • PLTS terapung Cirata juga menjadi proyek PLTS terapung terbesar se-Asia Tenggara dan salah satu terbesar di dunia.

 

2. PLTS Likupang – Milik Swasta (Vena Energy)

PLTS Likupang di Sulawesi Utara merupakan PLTS darat terbesar yang dimiliki dan dioperasikan oleh sektor swasta, yaitu Vena Energy, perusahaan energi terbarukan asal Singapura.

  • Kapasitas: 21 MWp
  • Beroperasi sejak: 2019
  • Lokasi: Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara
  • Kontribusi: Menyuplai listrik ke jaringan PLN di sistem kelistrikan Sulutgo

Proyek ini menjadi tonggak penting dalam masuknya investasi swasta di sektor energi surya berskala besar di Indonesia.

PLTS Likupang SUlawesi Utara
PLTS Likupang Sulawesi Utara

 

3. PLTS Atap Terbesar di Sekolah – SMK Negeri 26 Jakarta

Di sektor pendidikan, SMK Negeri 26 Jakarta dikenal sebagai salah satu sekolah dengan sistem PLTS atap terbesar dan termodern di lingkungan sekolah negeri di Indonesia.

  • Kapasitas: ±35 kWp
  • Lokasi: Jakarta Timur
  • Tujuan: Sebagai laboratorium energi terbarukan dan sumber energi untuk operasional sekolah
  • Didukung oleh: Program pemerintah dan CSR beberapa perusahaan

Sekolah ini menjadi model edukatif bagi siswa dalam mengenal energi hijau secara langsung dan aplikatif.

PLTS di salah satu sekolah di Jakarta
PLTS di salah satu sekolah di Jakarta

 

4. PLTS Atap Terbesar di Industri – PT Tirta Investama (Danone-AQUA)

Sektor industri juga tidak ketinggalan. Salah satu PLTS atap terbesar di sektor industri dimiliki oleh Danone-AQUA, melalui PT Tirta Investama di pabrik mereka di Klaten, Jawa Tengah.

  • Kapasitas: ±3.000 panel surya / sekitar 1,3 MWp
  • Kontribusi: Menyuplai hingga 20% kebutuhan listrik pabrik
  • Tujuan: Mendukung target Danone global untuk net-zero emission tahun 2050

Selain Klaten, Danone juga mengembangkan PLTS atap di pabrik mereka di Sukabumi, Ciherang, dan lainnya, sebagai bagian dari agenda keberlanjutan.

PLTS Atap berkapasitas 2.112 kWp di pabrik Mekarsari yang merupakan pabrik Danone-AQUA terbesar di Indonesia. PLTS Atap ini mampu menghasilkan listrik sebesar 2,3 GWh per tahun, serta mengurangi 1.916 ton CO2 per tahun.
PLTS Atap berkapasitas 2.112 kWp di pabrik Mekarsari yang merupakan pabrik Danone-AQUA terbesar di Indonesia. PLTS Atap ini mampu menghasilkan listrik sebesar 2,3 GWh per tahun, serta mengurangi 1.916 ton CO2 per tahun.

 

5. PLTS Komunal dan Hybrid di Daerah 3T – Milik Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga membangun PLTS komunal dan hybrid di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan), seperti di NTT, Papua, dan Kalimantan.

Contoh:

  • PLTS Komunal di Sumba, NTT: Kapasitas bervariasi 10–100 kWp
  • PLTS Hybrid di Papua: Kombinasi surya dan baterai untuk desa tanpa jaringan listrik PLN
  • PLTS ini digunakan untuk penerangan umum, rumah warga, fasilitas kesehatan, dan sekolah, serta mendukung program Indonesia Terang.
Ilustrasi PLTS di 33 Gedung PLN Group Bagian dari Showcase KTT G20 di Bali (Dok PT PLN)
Ilustrasi PLTS di 33 Gedung PLN Group Bagian dari Showcase KTT G20 di Bali (Dok PT PLN)

Kesimpulan

Pengembangan PLTS di Indonesia mencakup berbagai sektor dan skala, mulai dari proyek raksasa milik PLN, inisiatif swasta seperti PLTS Likupang, hingga proyek edukatif dan sosial di sekolah dan wilayah 3T. Hal ini menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya ditopang oleh negara, tapi juga partisipasi aktif dari swasta dan masyarakat.

Ke depan, proyek-proyek ini diharapkan tidak hanya menambah pasokan listrik bersih, tetapi juga menjadi pendorong tercapainya target 23% bauran energi terbarukan nasional pada tahun 2025. Jika Anda tertarik memasang PLTS untuk rumah atau usaha, banyak penyedia jasa lokal yang menawarkan sistem on-grid maupun hybrid dengan skema investasi fleksibel dan ramah lingkungan.

Hubungi PT Sunergy Urban Nusantara untuk memasang PLTS di rumah, gedung, sekolah atau kebutuhan membuat PLTS untuk bisnis seperti Independent Power Producer (IPP)

Butuh Konsultasi?

Konsultasi, survei dan desain sistem gratis untuk anda. Mari gunakan teknologi bersih bersama kami. 

*syarat dan ketentuan berlaku