Apa Itu Solar Panel Rumah?
Solar panel rumah adalah sistem panel surya yang dipasang di atap atau area tertentu pada hunian untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama:
- Panel surya (PV module): Mengubah sinar matahari menjadi listrik DC.
- Inverter: Mengubah listrik DC menjadi AC yang bisa digunakan peralatan rumah tangga.
- Meteran kWh ekspor-impor: Untuk sistem on-grid, alat ini mencatat energi yang dikonsumsi dan disalurkan kembali ke PLN.
- Baterai (opsional): Untuk menyimpan energi agar bisa digunakan di malam hari atau saat listrik padam (pada sistem off-grid atau hybrid).
Perbedaan Sistem On-Grid dan Off-Grid
Saat memilih sistem solar panel rumah, penting untuk memahami dua jenis utama instalasi:
| Fitur | Sistem On-Grid | Sistem Off-Grid |
|---|---|---|
| Koneksi ke PLN | Terhubung langsung ke jaringan listrik PLN | Tidak terhubung ke PLN, berdiri sendiri |
| Komponen Utama | Panel surya + inverter + meter ekspor-impor | Panel surya + inverter + baterai |
| Penyimpanan Energi | Tidak menyimpan (energi berlebih disalurkan ke PLN) | Menyimpan energi dalam baterai untuk digunakan nanti |
| Kelebihan | Investasi lebih murah, tagihan listrik bisa dikurangi | Mandiri dari PLN, tetap menyala saat listrik padam |
| Kekurangan | Tidak bisa menyuplai listrik saat PLN padam | Biaya awal lebih mahal karena butuh baterai |
Manfaat Pemasangan Solar Panel Rumah
- Hemat Tagihan Listrik: Solar panel dapat menghemat hingga 50–80% biaya listrik bulanan.
- Energi Ramah Lingkungan: Mengurangi emisi karbon dan mendukung kelestarian lingkungan.
- Nilai Tambah Properti: Properti dengan sistem energi terbarukan lebih menarik di pasar.
- Regulasi Mendukung: Peraturan Menteri ESDM No. 26/2021 mendukung PLTS Atap dengan skema ekspor-impor energi.
Harga Pasang Panel Surya untuk Rumah
Harga pemasangan solar panel rumah bervariasi tergantung kapasitas dan kualitas komponen. Berikut adalah estimasi umum:
| Kapasitas | Produksi Energi | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| 1 kWp | ± 100–120 kWh/bulan | Rp 15 – 17 juta |
| 2 kWp | ± 200–240 kWh/bulan | Rp 28 – 32 juta |
| 3 kWp | ± 300–360 kWh/bulan | Rp 40 – 46 juta |
| 5 kWp | ± 500–600 kWh/bulan | Rp 65 – 75 juta |
Studi Kasus: Rumah Tinggal di Depok
Ibu Ratna di Depok memasang PLTS 3 kWp. Sebelum pemasangan, tagihan listriknya mencapai Rp 900.000/bulan. Setelah menggunakan solar panel on-grid, tagihan menurun menjadi Rp 350.000–400.000/bulan. Dengan produksi listrik sekitar 330 kWh/bulan, investasi diperkirakan balik modal dalam 5,5 tahun.
“Keputusan memasang solar panel adalah investasi terbaik untuk keluarga kami. Selain hemat, kami juga merasa lebih tenang karena ikut menjaga lingkungan,” – Ibu Ratna, Depok
Tantangan dan Tips Memilih Vendor
- Biaya Awal: Masih menjadi hambatan, namun bisa diatasi dengan skema cicilan atau pembiayaan hijau.
- Kondisi Atap: Pastikan tidak terhalang pohon atau bangunan tinggi.
- Pilih Vendor Berpengalaman: Cek portofolio, garansi, dan dukungan teknis.
Kesimpulan
Solar panel rumah bukan sekadar tren, tapi langkah strategis menuju kemandirian energi dan penghematan jangka panjang. Dengan memahami sistem dan memilih vendor yang tepat, Anda bisa merasakan manfaat maksimal baik dari sisi finansial maupun lingkungan.
Hubungi PT Sunergy Urban Nusantara
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memasang panel surya di rumah, percayakan pada mitra terpercaya.
PT Sunergy Urban Nusantara adalah perusahaan EPC solar berpengalaman yang menyediakan layanan terintegrasi mulai dari studi kelayakan, desain, pemasangan, hingga perawatan sistem PLTS. Kami siap membantu Anda beralih ke energi yang lebih bersih dan hemat biaya.
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis dan simulasi penghematan energi rumah Anda.



